Skip navigation

Pergulatan batin ini hanya dapat diakhiri kalau aku bisa berdamai dengan hatiku sendiri. Kepalaku berkata ini adalah buang-buang energi dan waktu yang hanya menambah kepenatan dalam diri.

Untuk berdamai dengan hati, dibutuhkan kelapangan yang amat sangat untuk menjadi ikhlas dan memaafkan.

Maaf itu yang aku tak punya, atau tak mungkin rasanya aku memaafkan atas sebuah pengkhianatan. Aku hanya berharap, kebencian tak sampai menyelimuti hati ini.

Dan entah sampai kapan, hatiku masih sulit untuk diajak berdamai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: