Skip navigation

Category Archives: safety

“Ledakan Tabung Gas LPG” kerap menghiasi berita belakangan ini. Kalimat dalam tanda kutip tersebut tidak benar. Taruhan sama saya, bahwa tabung-tabung di TKP pasti akan tetap utuh, mungkin gosong saja. Adalah hampir mustahil bila tabung gas LPG meledak. Memang didalamnya bertekanan, namun tidak cukup besar untuk meledakkan sebuah tabung, atau dengan kata lain design pressure tabung tersebut masih berada diatas operating pressure-nya. Lalu ledakan dan kebakaran yang terjadi disebabkan oleh apa?

Untuk menjawabnya, perlu diketahui, bahwa untuk terjadinya sebuah kebakaran/ledakan ada prasayarat yang harus dipenuhi. Fuel (LPG), Oksigen (dari udara), sumber panas (percikan api, listrik, pemantik api) ketiga hal ini biasa dikenal dengan segitiga api. Dalam kasus kebakaran/ledakan gas LPG, yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut:

1. Ada kebocoroan gas, lokasi yang paling mungkin adalah di regulator valve yang sudah rusak atau selang yang sudah getas, sehingga mudah bocor.

2. Gas ini tidak langsung menyala, akan tetapi terakumulasi di dalam ruangan (dapur, tempat memasak), membentuk campuran mudah terbakar (flammable mixture) dengan udara.

3. Penghuni masuk, menyalakan kompor, korek atau lampu pijar sebagai sumber panas yang kemudian menyulut campuran gas dan udara tadi sehingga terjadi kebakaran atau ledakan akibat Vapour Cloud Expansion.

Lalu kenapa dampaknya merusak sekali?

Dapur di rumah-rumah biasanya tertutup dan minim ventilasi, ketika gas terbakar panasnya membuat udara disekitar ekspansi demikian cepat, namun karena tertahan mengakibatkan overpressure dalam ruangan sehingga timbul ledakan. Ditambah lagi, minimnya pengetahuan warga tentang LPG safety, sehingga banyak kasus kebocoran gas yang akhirnya berujung dengan kebakaran/ledakan dan korban jiwa. Contoh kasus di Bekasi, alih-alih menghentikan kebocoran gas, justru terjadi ledakan ketika kebocoran terjadi akibat ketidak tahuan, mungkin saja, ketika gas terakumulasi dalam rumah, gesekan yang menimbulkan percikan api, atau api rokok penghuni yang masuk yang menyulut campuran gas dan udara tersebut.

Kasus ini kemudian menjadi sorotan media, yang kemudian memuat berita dengan judul yang salah seperti diatas. Ditambah lagi kecenderungan untuk menyalahkan pihak produsen alih-alih memberikan edukasi. Kasus video porno mendapat porsi jauh lebih banyak daripada layanan masyarakat seperti edukasi tentang LPG safety.

Bagaimana menggunakan LPG dengan aman?

1. Periksa peralatan yang berkaitan dengan elpiji, mulai dari tabungnya, periksa ada kebocoran atau tidak, karet seal didalam sambungannya masih baik atau sudah keras (getas).

2. Periksa regulator, apakah masih berfungsi baik. Jika ketika dipasang mengeluarkan suara berdesis, tandanya ada kebocoran, cabut segera regulator.

3. Periksa selang apakah masih baik dan lentur.

4. Bersihkan kompor dari sumbatan.

5. Buat ventilasi untuk dapur serendah mungkin (dekat lantai) LPG lebih berat dari udara, jadi cenderung terakumulasi dibawah.

Bagaimana mengetahui ada kebocoran dan apa yang harus dilakukan?

Gas elpiji memiliki bau yang khas, jadi ketika ada kebocoran dengan mudah dikenali. Ketika mencium bau gas dalam ruangan, buka segera pintu dan jendela untuk ventilasi dan pertukaran udara. Jangan menyalakan api, listrik dan sumber panas lainnya. Matikan rokok sebelum masuk ke ruangan. Lepaskan regulator dari tabung gas. Bawa tabung gas keluar ruangan.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.